RIP Romo Herry Priyono, SJ: Sang Pemikir Ulung dan Pembaca Tanda-tanda Zaman

Romo Herry Priyono SJ Wafat, Gereja Katolik Kehilangan Sang Pemikir Ulung

0 1,671

Katolikana.com – Kabar duka datang terus mengalir pada Senin (21/12/20) ini atas wafatnya Romo Bernardinus Herry Priyono SJ di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta dalam usia 60 tahun.

Dalam pesan yang tersebar di grup-grup Whatsapp beredar kabar dari keterangan bahwa Romo Herry Priyono pada pukul 10.05 terjatuh, kemudian dibawa ke RS St. Carolus, namun tak tertolong lagi. Dokter menyatakan bahwa Romo Herry Priyono wafat pada pukul 11.20 WIB.

Pimpinan Provinsial Sarikat Yesus Provinsi Indonesia, Romo Benedictus Hari Juliawan, SJ – dikenal dengan Romo Beni, membenarkan informasi tersebut saat dihubungi oleh Katolikana.com melalui pesan whatsapp. “Iya informasi itu benar. Hal-hal lain mengenai misa requiem dan pemakaman akan diumumkan selanjutnya,” kata Romo Beni.

 

 

“Saya sangat berduka dan sangat kehilangan. Pagi ini dua orang Jesuit meninggal dunia hampir bersamaan. Keduanya sahabat saya,” kata Romo Beni.

Hari ini, selain Romo Herry Priyono, seorang Bruder Stevanus Prihana, SJ juga wafat.

Romo Beni mengatakan bahwa ia kehilangan sosok Romo Herry yang menjadi mentor dan sahabat dekatnya. Romo Beni mengenangnya saat proses studi di Inggris, yang saat itu banyak dibantu oleh Romo Herry. “Sesudah itupun dia menjadi sahabat teman ngobrol yg sangat menyenangkan,” kata Romo Beni.

Menurut Romo Beni, yang kehilangan atas wafatnya Romo Herry bukan hanya komunitas Sarikat Yesus Provinsi Indonesia, tapi juga Gereja Katolik. “Kita kehilangan seorang pemikir, seorang pembaca tanda-tanda zaman yang ulung,” katanya.

Terakhir kali, Romo Beni berkomunikasi dengan Romo Herry pada Sabtu (19/12/20). “Saat itu, semestinya Romo Herry pergi ke Semarang untuk menikahkan keponakannya, namun batal karena situasi pandemi. Lalu saya menggantikan Romo Herry untuk memberkati pernikahan itu. Sesudahnya Romo Herry kontak lagi untuk bilang terima kasih.”

Romo Dr. B. Herry Priyono saat ini adalah Ketua Program Studi Pascasarja Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara, Jakarta. Pemikirannya dikenal di kalangan intelektual Indonesia, melalui beragam karya buku, artikel-artikel di media, dan berbagia publikasi lainnya. Ia mengangkat isu-isu sosial dan politik, seperti korupsi dan masalah globalisasi.

Selamat jalan Romo Herry Priyono SJ. Karya-karya Romo Herry akan terus dikenang dan tak lekang oleh zaman.

Jurnalis dan editor. Separuh perjalanan hidupnya menjadi penulis. Menghidupkan kata, menghidupkan kemanusiaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.