Memilih Kutukan atau Berkat?

0 16

Yeremia 17:5-10 dan Lukas 16:19-31

Katolikana.com – Sabda Tuhan hari ini menyodorkan akibat serius dari dua pilihan.

Pertama, kutukan sebagai akibat mengandalkan diri sendiri dan menjauh dari Tuhan. Mereka yang menempuh cara ini tidak akan mengalami hari baik.

Kedua, berkat bagi mereka yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan kepada-Nya. Yang memilih jalan ini digambarkan sebagai pohon yang tumbuh di tepi aliran sungai. Ia akan terus menerus menghasilkan buah.

Orang kaya dan Lazarus
Itulah yang kita baca dalam Kitab nabi Yeremia. Mempertajam dan memperjelas pesan itu, Tuhan Yesus menyampaikan kisah tentang seorang kaya dan Lazarus yang miskin.

Ini bukan hanya soal hidup kaya atau miskin di dunia ini, melainkan tentang konsekuensi abadi pilihan kita di dunia ini. Antara mendengarkan atau mengabaikan Tuhan.

Ternyata, hidup berakhir bukan pada saat kematian. Itu berlanjut di alam sana. Orang kaya dalam kisah di atas memilih untuk mengandalkan kekayaan dan kemewahan yang dimilikinya sedemikian sehingga ia mengabaikan Tuhan yang mengajar untuk peduli kepada sesamanya.

Buahnya penderitaan abadi. Inilah orang yang mengandalkan diri sendiri dan menjauh dari Tuhan yang mengajarkan kasih dan sikap peduli kepada sesama.

Tuhan menolong
Sebaliknya, Lazarus yang artinya Tuhan menolong tidak bisa menggantungkan hidupnya pada kekayaan karena hidupnya miskin. Sedemikian miskinnya hingga ia tidak sanggup meminta bantuan dari orang kaya itu.

Namun pada akhir hidup, malaikat membawanya ke pangkuan Abraham. Inilah buah dari hidup yang mengandalkan Tuhan.

Seperti halnya jarak antara orang kaya dan Lazarus di dunia menciptakan penderitaan, demikian pula perbedaan situasi yang mereka alami di dunia sana.

Bukan ancaman menakut-nakuti
Sabda Tuhan pada hari ini bukanlah ancaman yang menakut-nakuti, melainkan ajaran dan peringatan yang mesti didengarkan dan dijalani. Saat yang paling tepat untuk itu adalah ketika kita hidup di dunia ini. Bukankah hidup di dunia yang serba sementara ini merupakan saat untuk mempersiapkan hidup abadi?

Ini bukan pelajaran yang mudah diterima. Banyak orang sulit diyakinkan. Itu jelas dari penutup Injil hari ini. Bahkan ajaran dari orang yang telah bangkit dari mati dan mengetahui hidup di alam baka gagal meyakinkan mereka yang hatinya telah membatu.

Manakah jalan yang kita tempuh? Kita memilih kutukan atau berkat?

“Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan” (Mazmur 40:5).

Kamis, 5 Maret 2026
HWDSF

Leave A Reply

Your email address will not be published.