Kisah Para Rasul 11:1-18 ; Yohanes 10:11-18
Katolikana.com – Pada akhir bacaan Injil kemarin, Yesus bersabda bahwa Ia datang agar orang hidup dalam kelimpahan (Yohanes 10:10). Hari ini kita membaca dan menemukan wujud nyata jaminan atas hidup berkelimpahan itu.
Gembala yang baik
Pertama, bahwa Yesus menjadikan diri-Nya jaminan yang dapat dipercaya. “Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (Yohanes 10:11). Hal itu Yesus tunjukkan dengan wafat di kayu salib untuk kita pada saat kita masih berdosa.
Kedua, sebagai gembala yang baik Yesus mengenal domba-domba-Nya. “Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku” (Yohanes 10:14). Mengenal domba itu lebih dari sekadar mengetahui. Ada relasi mendalam antara Sang Gembala dan dombanya.
Bersyukurlah orang yang mengikuti gembala yang demikian. Mereka sungguh merasa aman dan terjamin. Mereka dengan penuh iman berkata, “Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku” (Mazmur 23).
Ketiga, bahwa Yesus itu gembala yang berwawasan universal dan terbuka; tidak eksklusif atau terkurung dalam kelompok tertentu. Dia terus mencari domba-domba untuk diselamatkan. “Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala” (Yohanes 10:16).
Tugas perutusan
Akhirnya, jaminan itu tampak dalam kekuasaan besar yang ada pada-Nya. Yesus bisa memberikan diri-Nya dan mengambilnya. Artinya, tidak ada kekuasaan yang lebih daripada Dia.
Namun itu tidak membuat-Nya sombong. Sebaliknya, itu menjadi alasan untuk menyadari tugas dan misi-Nya. Kekuasaan untuk memberikan dan mengambil kembali adalah tanda perutusan dari Allah Bapa-Nya. “Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku” (Yohanes 10:18).
Renungan ini menyadarkan bahwa memilih dan mengikuti Yesus sebagai gembala atau pemimpin hidup kita merupakan langkah yang sangat tepat. Dialah jaminan hidup berlimpah. Bila kita sungguh meyakini pilihan itu dan menghayati dalam hidup sehari-hari. niscaya kita mengalami buahnya.
Senin, 27 April 2026
HWDSF

Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.