SD Kanisius Kenalan Magelang Syukuri Kelulusan Lakukan Aksi Sujud Banyu

0 25

Magelang, Katolikana.com – Mengungkapan syukur atas kelulusan, para murid Kelas 6 SD Kanisius Kenalan (Republik Anak Kenalan) Magelang melakukan Sujud Banyu. Aksi dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) bertempat di Belik Gedhe Dusun Plengan Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menjaga pusaka bersama
Aksi ini menjadi wujud pendidikan yang mengajak murid tidak hanya mengetahui pentingnya manfaat air, tetapi juga mengalami, merefleksikan dan mengambil bagian dalam upaya menguatkan kesadaran dalam melestarikan sumber mata air. Tujuannya agar murid selalu ingat dan percaya pada kewajiban mereka dalam menjaga pusaka bersama, yaitu air.

Melansir berita yang ditulis Agustina Prima Susanti, guru SD Kanisius Kenalan yang diterima Katolikana.com, aksi diawali dengan berjalan kaki dari sekolah menuju belik yang berjarak sekitar 1 km dari sekolah. Selanjutnya para murid membersihkan lokasi sekitar sumber mata air sebagai kegiatan pertama yang dilakukan. Dibandingkan dengan pengamatan pada bulan Maret lalu, setelah dibersihkan belik (sumber air) ini tampak semakin bersih dan indah dipandang.

Bersih-bersih belik sumber air kehidupan (Dok. SD Kanisius Kenalan Magelang)

Kegiatan kedua, dilanjutkan penanaman dua pohon aren dan dua pohon bibis. Keempat tanaman dipupuk menggunakan pupuk kandang yang dihasilkan oleh komunitas ‘Wiji Thukul’ dalam ekstrakurikuler pertanian.

Kegiatan ketiga, sebagai puncak kegiatan, dilakukan doa bersama, doa sujud banyu. Para siswa dan guru pendamping bersujud di sekitar belik, dengan tangan kanan menyentuh air sebagai simbol keterhubungan dan rasa hormat terhadap sumber kehidupan.

Bersih-bersih belik sumber air kehidupan (Dok. SD Kanisius Kenalan Magelang)

Air sumber kehidupan
Doa sujud banyu didaraskan dengan lantang dan penuh keyakinan. Suasana menjadi semakin terasa penuh energi, para siswa dan guru pendamping melantunkan lagu “Air Sumber Kehidupan”.

Setelah itu para murid mengambil air menggunakan “siwur” (gayung yang terbuat dari batok kelapa) dan dimasukkan dalam wadah berupa kendi. Air tersebut akan dibawa kesekolah untuk didoakan dan menjadi berkat bagi para murid yang lulus dalam acara penglepasan yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2026.

Para siswa SD Kanisius Kenalan Magelang melantunkan lagu “Air Sumber Kehidupan”

Doa syukur
“Engkau menurunkan hujan ke atas bumi sehingga bumi menghasilkan kehidupan. Kami memuji Engkau atas karunia air yang Engkau ciptakan. Engkau juga menciptakan dalam diri kami rasa kagum, syukur, dan rasa terima kasih atas karunia air dan segala karunia lain yang boleh kami terima dari sumber-sumber ciptaan-Mu. Kami menerima dengan penuh syukur, menjaganya dengan penuh rasa cinta, membaginya dengan penuh ikhlas pada semua makluk ciptaan-Mu, demi kehormatan dan kemuliaan nama-Mu yang suci. Kami percaya bahwa air ciptaan-Mu adalah milik bumi dan semua makhluk”.

Penggalan doa tersebut mengiringi aksi Sujud Banyu yang dilakukan oleh para murid SD Kanisius Kenalan. Sebagai ungkapan syukur atas kelulusan, murid kelas 6 SD Kanisius Kenalan dan sebuah aksi ‘ngabekti’ hormat bakti pada sumber mata air yang selama ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.

Keterkaitan manusia dengan Pencipta dan alam
Aksi ini diharapkan dapat mengajak para siswa belajar melihat keterkaitan antara manusia, lingkungan alam, dan sang pencipta.

Kelulusan bukan menjadi penanda akhir belajar, justru menjadi penanda bahwa murid semakin lebih berani untuk bertanggungjawab atas dirinya, komunitas, dan lingkungan alam.

Selain itu semakin dekat dengan Sang Pencipta, Sumber Segala Ciptaan.(*)

________

Link terkait : SD Kanisius Kenalan Magelang: Republik Anak Kenalan Masak Jenang Sumsum Bing-Bing Tandai Kelulusan

Leave A Reply

Your email address will not be published.