Surakarta, Katolikana.com – Bertepatan dengan Penerimaan Sakramen Penguatan di Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta, pada Jumat (11/9/2026), sebelum Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Penguatan dilakukan pemberkatan patung Santo Paulus.
Santo Paulus merupakan santo pelindung dan teladan iman umat Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta.
Pemberkatan Patung Santo Paulus dilakukan Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) Mgr. Robertus Rubiyatmoko didampingi Romo Fransiscus Anggras Prijatno, MSF (Kepala Paroki), Romo Hibertus Hartono, MSF (Vikaris Paroki) dan Romo Bernardinus Haryasmara, MSF.
Hadir dalam doa pemberkatan patung Santo Paulus petugas liturgi yang mengikuti perarakan Imam, pengurus DPPH, PGPM dan umat.
Teladan Santo Paulus
Santo Paulus seorang penganiaya umat Allah, setelah dipertobatkan oleh Allah, dirangkul oleh Kristus dan dipenuhi Roh Kudus, menjadi rasul yang gigih mewartakan Injil Yesus Kristus ke berbagai bangsa.
Allah mengubah hidupnya melalui perjumpaan dengan Kristus dan menjadi pewarta yang berani, tekun, dan setia.
Teladan tersebut, pada Jumat (11/9/2026) oleh umat Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta dijadikan momentum untuk didekatkan, dijadikan inspirasi iman dan hendak dihidupi dalam hidup iman pribadi, hidup menggereja dan bermasyarakat.
Ungkapan syukur kepada Tuhan atas anugerah iman dengan kehadiran patung Santo Paulus, meneguhkan umat dan siapa saja yang ingin berdoa di depan patung Santo Paulus: menimba inspirasi, merefleksikan campur tangan Allah dalam hidup diri Santo Paulus dan meneruskan misi pewartaan Injil Yesus Kristus.
Di bawah patung terdapat kutipan tulisan “Mihi vivere Christus est”, Filipi 1:21 yang artinya “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”.
Kutipan ini menjadi peneguh peziarahan iman dan perwujudan iman umat Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta.
Santo Paulus memberikan teladan selama masih hidup ia memberi arti bekerja (mewartakan) untuk menghasilkan buah. Namun apabila ia pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus merupakan hal yang jauh lebih baik.
Santo Paulus berpesan pada pengikut Kristus, hendaknya hidup berpadanan dengan Injil Kristus, teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil.

Usai pemberkatan patung Santo Paulus dilanjutkan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Penguatan.
Santo Paulus, doakanlah kami. (*)