Ketika Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan program pembinaan berbasis militer bagi remaja bermasalah, banyak pihak menyambutnya sebagai solusi cepat atas keresahan sosial yang makin menguat.
Di tengah semarak musik gondang dan gerakan Tor-Tor yang khidmat, gema Sabda Allah menjelma dalam budaya Batak Toba. Inilah wajah Gereja yang bersedia menyapa umatnya lewat bahasa tradisi, tubuh, dan tanah yang mereka pijak.
Gagasan-gagasan Gubernur Jawa Barat ‘Kang’ Dedi Mulyadi (KDM) seringkali mengejutkan dan menggebrak. Keren, bagus. Banyak yang menyasar kekeliruan selama ini. Memihak pada rakyat.
Di tengah dunia yang kian terpecah oleh perbedaan nilai, identitas, dan pandangan hidup, fenomena "perang budaya" muncul sebagai salah satu tantangan moral dan sosial terbesar dewasa ini.
Ketika takhta Santo Petrus kosong—sede vacante—seluruh umat Katolik memandang ke Roma, tempat para kardinal berkumpul dalam keheningan, doa, dan keterpisahan dari dunia untuk menjalani konklaf.
Paseduluran Brayat Minulya Nusantara (PBMN) adalah komunitas persaudaraan yang mewadahi para mantan seminaris, frater, maupun imam yang pernah menimba ilmu dan spiritualitas bersama Misionaris Keluarga Kudus (MSF).
Langit Roma tampak lebih muram dari biasanya pada pagi itu. Angin menyapu halaman Basilika Santo Petrus dengan tenang, seolah enggan menyampaikan berita yang sesungguhnya telah ditunggu dengan doa dan harap, Paus Fransiskus telah wafat.