Kematian Frater Silvester Hisage, Calon Imam Projo Keuskupan Sorong Dinilai Tak Wajar

Pihak STFT Fajar Timur menghimpun data untuk dalami kematian Frater Silvester Hisage

0 770

Katolikana.com – Frater Silvester Hisage, calon imam Projo Keuskupan Sorong, Manokwari, Papua Barat, ditemukan tewas di parit yang terletak di sekitar Asrama Mahasiwa Universitas Cenderawasih, Perumnas III, Waena, Jayapura, pada 24 Desember 2020. Ketua Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Jayapura, Pater Yanuarius You Pr melihat kematian Frater Silvester tidak wajar.

Pater Yan You, begitu panggilannya, mengungkapkan telah menerima kabar ada mahasiswanya yang meninggal ditemukan di parit. Lalu ia meminta orang untuk mengeceknya. Seorang mahasiswa pergi untuk mengecek di rumah sakit Bhayangkara, dan memastikan bahwa bahwa orang yang ditemukan di parit adalah mahasiswa STFT Fajar Timur, yaitu Frater Silvester Hisage.

Pater Yan You mengungkapkan kepada katolikana.com pada Senin (28/12/2020) bahwa jenasahnya dimandikan di RS Bhayangkara, lalu dibawa ke STFT jam 6 sore untuk disemayamkann di STFT Fajar Timur. “Jam 10 malam saya datang dari tempat asistensi. Lalu jam 11 malam saya mengunjungi dia,” kata Pater Yan.

Kemudian, Pater Yan dan pihak keluarga mengurus jenazah untuk dimakamkan di kampungnya di Pugima. Jenazah Frater Silverster Hisage diberangkatkan ke Pugima, Wamena, pada 26 Desember 2020.

Pada 27 Desember 2020 dilakukan penghormatan terakhir. Jenazah kemudian dikremasi atau diperabukan.

Senin malam ini, 28 Desember 2020, hari ketiga kematian Frater Silvester Hisage, Pater Yan memimpin misa untuk mendoakan arwah dari Frater Silvester di STFT Fajar Timur, Waena, Jayapura.

Menjelang Natal, para frater di STFT Fajar Timur sebenarnya ditugaskan asistensi atau memberikan pelayanan di paroki-paroki. Namun, Frater Silvester Hisage, atau Frarer Sil, yang merupakan mahasiwa pasca sarjana tahun pertama itu rupanya tidak pergi melakukan asistensi.

Frater R. Carolus, sahabat semasa sarjana di STFT Fajar Timur, yang sedang di Jakarta, kepada katolikana.com pada Senin (28/12/2020), mengungkapkan bahwa ia melakukan kontak telepon terakhir pada 23 Desember 2020, pukul 10 pagi WIB. Sekitar 20 menit saling bicara dan menanyakan tempat asistensi saat Natal, namun, Frater Sil menjawab tidak pergi asistensi.

“Selamat siang nayak, kau tidak pergi asistensi?”, kata Frater Carolus.

“Tidak nayak, saya tinggal di kamar,’ ucap Frater Sil.

Frater Carolus mengungkapkan nada jawaban dari Frater Sil tak seperti biasa, yang terdengar selalu bersemangat.

“Kenapa tidak pergi asistensi?”, tanya Frater Carolus.

“Saya tinggal di Seminari,” katanya.

“Tidak ada rokok dan kopi?”, tanya lagi.

“Iyo, saya tidak ada rokok dan kopi,” kata Frater Carolus, menirukan jawaban Frater Sil.

Frater Carolus berbincang dengan Frater Sil sekitar 20 menit. Sore harinya, 23 Desember 2020, sekitar pukul empat sore, Frater Carolus melihat Frater Sil mengunggah status di Facebook, yang menunjukan dia berada di pantai, bersama dua laki-laki.

Keesokan pagi, 24 Desember 2020, Frater Silvester ditemukan terbaring dalam saluran air di dekat Asrama Mahasiswa Uncen Perumnas III (Asrama Rusunawa), Waena, dalam kondisi telah meninggal dunia.

Saat ini pihak STFT Fajar Timur sedang menghimpun data untuk mendalami kematian salah satu calon imam Katolik, Silvester Hisage.

Frater Silvester Hisage, lahir di Pugima, 7 Juni 1993. Ia anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Gabriel Hisage (alm) dan Maria Mulait.

Jurnalis dan editor. Separuh perjalanan hidupnya menjadi penulis. Menghidupkan kata, menghidupkan kemanusiaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.