Setelah 40 Tahun, Karya Penggembalaan Imam Projo KAS di KAM Resmi Usai

Mgr. Kornelius: Kebaikan Allah Sungguh Nyata Lewat Pelayanan para Pastor Diosesan KAS

0 54

Katolikana.com—Perayaan Hari Raya Hati Yesus yang Maha Kudus, Jumat (24/6/2022), menjadi momen terakhir karya penggembalaan Imam Diosesan Keuskupan Agung Semarang (KAS) di wilayah Keuskupan Agung Medan (KAM).

Peristiwa istimewa tersebut diawali Ekaristi kudus di Paroki Maria Bunda Pertolongan Abadi-Binjai. Paroki ini menjadi titik awal karya pelayanan Imam Projo KAS di KAM.

Uskup KAM Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap dan Uskup KAS Mgr. Robertus Rubiyatmoko memimpin misa yang dihadiri umat dari kalangan awam, biarawan-biarawati, termasuk Imam dari Ordo Karmel tak Berkasut (OCD) yang akan melanjutkan penggembalaan di Paroki Binjai.

Dalam pengantar, Mgr. Kornelius menyampaikan selama 40 tahun Imam Projo KAS telah memberikan teladan hidup kepada Imam Diosesan KAM tentang bagaimana hidup seorang Imam Diosesan, terutama dalam pastoral melayani umat Allah.

“Setelah merasa bahwa Imam Diosesan cukup dewasa di Keuskupan ini, selain begitu banyak tarekat yang melayani di Keuskupan ini maka Imam Diosesan lewat Uskup Keuskupan Agung Semarang meminta agar mereka bisa melayani dan memperhatikan keuskupan-keuskupan yang sungguh membutuhkan di Indonesia,” imbuh Mgr. Kornelius.

Bapa Uskup KAM melanjutkan, atas dasar tersebut, pihak KAS memohon supaya kontrak dengan Keuskupan Agung Semarang diakhiri. “Pada perayaan ekaristi ini kita bersyukur kepada Allah, atas pelayanan saudara Imam Diosesan KAS di KAM. Kebaikan Allah sungguh nyata lewat pelayanan mereka. Kita berdoa semoga iman yang ditanamkan oleh saudara Imam Diosesan KAS, di keuskupan kita ini tetap bertumbuh dan semakin berkembang.”

Dua Uskup: Uskup KAM Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap (kiri) dan Uskup KAS Mgr. Robertus Rubiyatmoko Pr. Foto: Ananta Bangun

Sejak 1982

Saat memberi khotbah, Mgr. Rubi mengaku bahagia bisa kembali menyambangi KAM, khususnya Paroki Binjai.

“Sebelumnya saya pernah ke sini saat Tahbisan Episkopal Mgr. Kornelius. Saya juga pernah Paroki Pangkalan Brandan. Ini merupakan kesempatan istimewa dan menarik bagi saya,” ujar Mgr. Rubi.

Mgr. Rubi menuturkan kilas balik karya pelayanan Imam Projo KAS di Medan. Dia mengatakan, pada tahun 1980-an, Komisi Gerejawi Medan mengajukan permohonan kepada Keuskupan Agung Semarang. Tujuannya, untuk membantu mendirikan Seminari Tinggi di Pematangsiantar, sekaligus berkarya di Paroki Binjai.

Pada Mei 1982, KAS mengutus Romo Wiryo Atmojo untuk mengawali pendirian Seminari Tinggi di Pematangsiantar dan Romo Sukardi untuk mengawali karya pelayanan di Paroki Binjai.

Setelah 40 tahun, kontrak kerjasama pelayanan Imam Projo KAS resmi usai pada Juni 2022. “Sebelumnya, pelayanan Imam Diosesan KAS di Seminari Tinggi Pematangsiantar telah usai tahun lalu. Tahun ini, kita menyudahi karya pelayanan di Paroki Binjai dan Pangkalanbrandan,” imbuhnya.

Bapa Uskup KAS menegaskan, purna kontrak kerjasama ini bukan karena pihaknya ditolak. “Atau bukan karena tidak dipercaya oleh Mgr. Kornelius. Namun kami yang meminta. KAS berorientasi membantu keuskupan-keuskupan yang membutuhkan, seperti di Kalimantan dan Papua,” katanya.

“Kami melihat bahwa KAM sudah sangat tertata, dengan kecukupan tenaga Imam, baik Imam Diosesan maupun Imam Tarekat. Oleh karena itu, kami menarik kembali Imam-Imam Diosesan yang berkarya di KAM, kembali ke KAS,” ujar Mgr. Rubi.

Dalam kesempatan tersebut, Mgr. Kornelius dan Mgr. Rubi menandatangani dokumen serah terima kontrak kerjasama dari Imam Diosesan KAS kepada KAM.

RP Hironimus Radjutuga OCD, perwakilan dari Ordo Karmel tak Berkasut, turut menandatangi dokumen perihal karya pelayanan OCD di Paroki Binjai yang diawali oleh RP Ibrahim Riberu OCD dan RP Thedorus Goli Ruing OCD.

Sementara itu, alih penggembalaan di Paroki Santo Paulus Pangkalan Brandan diembankan kepada Imam Diosesan KAM yakni RD Silvester Martin Asan dan RD Desman Marbun.**

Kontributor Katolikana.com di Medan. Redaktur Pelaksana Menjemaat, majalah Keuskupan Agung Medan. Penulis, trainer, dan speaker di Komisi Komunikasi Sosial – Keuskupan Agung Medan. Ia aktif dan senang menulis di blog anantabangun.wordpress.com.

Leave A Reply

Your email address will not be published.