Sebanyak 301 Orang Umat Paroki Salib Suci Alas Terima Sakramen Krisma dari Uskup Atambua

Umat diberi keberanian untuk mewartakan kabar sukacita.

0 271

Katolikana.com—”Terimalah Roh Kudus” merupakan tema misa penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Paroki Salib Suci Alas, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur,  Selasa (23/5/2023).

Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr., didampingi oleh Deken Malaka, Pater Hironimus Moensaku, SVD, Pastor Paroki Alas, Pater Yeremias Amsikan, SVD, Pastor Rekan Paroki Alas, Pater Andreas Hane, SVD, dan dua imam konselebran lainnya.

Sebelumnya, rombongan imam dan tamu undangan disambut tarian penyambutan tradisional Likurai.

Para penari yang didominasi oleh ibu-ibu dengan anggun menari diiringi tabuhan gendang yang khas. Rombongan lalu disambut sapaan adat ‘Hasehawaka’ yang dibawakan oleh tetua adat.

Uskup dan rombongan disambut sapaan adat ‘Hasehawaka’ yang dibawakan oleh tetua adat. Foto: Admin Kemenag Kab. Malaka

Khidmat

Misa penerimaan Sakramen Krisma dimulai dengan prosesi penuh khidmat. Sebanyak 301 orang calon krisma dan seluruh umat tampak khusyuk mengikuti liturgi. Koor menyanyikan madah pujian dengan gegap gempita. Suasana sukacita tampak menerangi semua yang hadir.

Mgr. Dominikus Saku Pr dalam homili menegaskan dengan menerima Sakramen Krisma, artinya umat yang takut dan gentar akan dikuatkan dan diberi keberanian untuk mewartakan kabar sukacita Tuhan.

“Dengan menerima Sakramen Krisma, umat menerima tanda kasih karunia dan kehadiran Roh Kudus yang memberikan kekuatan dan anugerah kepada orang yang menerimanya,” ujar Mgr. Dominimus Saku Pr.

Tanam Pohon

Selesai misa, Uskup Atambua, Deken Malaka, dan Pastor Paroki Salib Suci Alas, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malaka bersama jajaran mengadakan aksi menanam pohon di depan Gereja sebagai bukti nyata mencintai ibu bumi dan pelestarian lingkungan.

Mgr. Dominikus menjelaskan bahwa penamanan pohon ini adalah aksi nyata dari program keuskupan LSAP Laudato Si Action Plan mengembalikan bumi sebagai rumah bersama untuk semua orang. (*)

Pegiat Literasi Komunitas AMI Malaka dan Komunitas Sosial Sasoka. Penulis Kumpulan Puisi Penyair bukan Kami (2017); Kami dan Perjamuan Terakhir (2018); Mata Cermin (2022)

Leave A Reply

Your email address will not be published.