Kisah Para Rasul 5:27-33; Yohanes 3:31-36
Katolikana.com Hari ini Gereja menyajikan dua bacaan yang terkait satu sama lain. Pertama, Yohanes 3:31 menegaskan bahwa Yesus berasal dari atas dan di atas segala sesuatu. Kisah Para Rasul menyebut Yesus dimuliakan di sisi kanan Allah sebagai Pemimpin dan Juru Selamat. Hal itu membuktikan status surgawi-Nya (berasal dari atas).
Kedua, Yohanes 3:32 menyebut Yesus yang memberi kesaksian tentang surga, tetapi banyak yang tidak menerimanya.
Para rasul bersaksi tentang Yesus, tetapi Mahkamah Agama justru marah dan ingin membunuh mereka. Intinya, selalu ada pihak yang menolak untuk percaya.
Ketiga, Allah membenarkan kesaksian di atas. Siapa yang menerima kesaksian Yesus menggarisbawahi bahwa Allah itu benar (Yohanes 3:33). Kisah Rasul mewartakan tentang Roh Kudus yang diberikan Allah kepada orang yang taat menjadi saksi kebenaran itu.
Menolak mengalami murka Allah
Akhirnya, sabda Tuhan berbicara tentang buah iman dan akibat dari sikap tidak taat.
Santo Yohanes menegaskan bahwa mereka yang percaya kepada Yesus akan memperoleh hidup kekal. Tetapi mereka yang menolak akan mengalami murka Allah (Yohanes 3:36).
Kisah Para Rasul menampilkan para pemimpin agama yang menolak untuk percaya itu.
Kedua bacaan hari ini menegaskan otoritas Yesus yang datang dari surga dan konsekuensi menerima atau menolak-Nya.
Kisah Para Rasul 5:27–33 menjadi contoh nyata bagaimana para rasul menerima kesaksian Yesus, setia berani bersaksi di hadapan manusia yang menolaknya, dan Roh Kudus menyertai mereka.
Itulah tanda nyata kebenaran Allah itu.
Lebih dari itu, tampak jelas apa yang disampaikan Yesus, “Siapa yang datang dari atas, ada di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi” (Yohanes 3:31).
Berani memberikan kesaksian
Para rasul yang mengikuti Yesus berbicara dalam bahasa yang berasal dari atas. Mereka berani memberikan kesaksian, meski diancam.
Sedangkan pada pemimpin yang menangkap mereka menunjukkan sosok manusia yang berasal dari bumi dan berbicara dengan bahasa bumi. Mereka mengancam dan berusaha membunuh orang benar. Mereka itu tetap berada dalam murka Allah.
Inti dan pesan bacaan hari ini mirip dengan pesan bacaan beberapa hari terakhir, yakni ajakan untuk percaya kepada Yesus. Bedanya, bacaan hari ini secara tegas menyatakan bahwa Yesus berasal dari atas. Mereka yang percaya kepada-Nya akan terhitung sebagai orang dari atas dan berbicara dengan bahasa atas, yakni kasih dan kebenaran. Semoga kita termasuk orang yang berasal dari atas.
Kamis, 16 April 2026
HWDSF

Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.