LAMPUNG TENGAH, Katolikana.com — Sebanyak 39 mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) Palembang Angkatan 2025 melaksanakan Program Live In di Stasi Salib Suci Bangunrejo, Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada pertengahan Juni 2026 ini menjadi sarana formasi rohani dan pembelajaran kontekstual bagi para mahasiswa dengan tinggal bersama keluarga-keluarga asuh umat Katolik setempat.

Sebagai bagian dari kurikulum wajib Mata Kuliah Spiritualitas UKMC, program ini mengajak mahasiswa meninggalkan kenyamanan dan rutinitas kampus untuk merasuki langsung kehidupan umat di stasi. Selama tiga hari, para mahasiswa menjalani ritme hidup harian warga: bangun sebelum fajar, membantu pekerjaan rumah tangga dan ladang keluarga asuh, terlibat dalam gerak kehidupan menggereja, hingga merajut persaudaraan lewat bincang hangat di dalam rumah.
Bagi sebagian besar mahasiswa, ini adalah pengalaman perdana mereka mempraktikkan diskernemen dan refleksi teologis di tengah realitas sosial yang baru. Lewat perjumpaan ini, mereka belajar melihat wajah Kristus dalam kesederhanaan, gotong royong, dan ketulusan hati sesama.
Dekan Fakultas Humaniora dan Ilmu Pendidikan UKMC, Romo Agustinus Riyanto, SCJ menegaskan bahwa Live In merupakan salah satu pilar penting dalam membentuk insan akademis yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara rohani.
“Pendidikan tidak hanya berbicara tentang penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kemampuan memahami kehidupan manusia secara utuh. Oleh karena itu, pengalaman hidup bersama masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa,” ungkap Romo Agustinus, SCJ.
Untuk memastikan buah-buah rohani dari kegiatan ini terserap dengan baik, para mahasiswa didampingi oleh tim formator, antara lain Romo Agustinus Riyanto, SCJ, RD. Yohanes Ongko Handoko, Theresia Widyastuti, Maria Magdalena Sriwidjajanti.
Selain mendampingi aktivitas fisik, para pembimbing secara berkala mengajak mahasiswa melakukan olah refleksi atas setiap peristiwa iman yang dialami bersama keluarga asuh.
Salah seorang mahasiswa, Wiki Jefri, mengungkapkan rasa syukurnya atas berkat rohani yang ia terima selama dinamika Live In berlangsung.
“Kami belajar banyak dari kesederhanaan hidup masyarakat di sini. Penerimaan yang hangat dari keluarga asuh serta keramahan warga membuat kami merasa seperti bagian dari keluarga. Pengalaman itu menjadi kenangan yang sangat berkesan bagi kami,” kata Wiki.

Kehadiran para mahasiswa ini pun membawa sukacita tersendiri bagi Gereja lokal. Kepala Stasi Salib Suci Bangunrejo, Markus Tutur Siswadi, menyampaikan apresiasi atas kerendahan hati para mahasiswa yang mau menyatu dengan umat.
“Kami merasa senang karena mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat dan mengikuti berbagai kegiatan yang ada di lingkungan kami. Mereka menunjukkan sikap yang terbuka dan antusias untuk belajar. Kehadiran mereka juga membawa suasana yang hangat di tengah umat,” kata Markus.
Markus juga berharap agar bekal rohani ini terus menyala di hati para mahasiswa. “Kami berharap mereka tidak hanya membawa kenangan dari Bangunrejo, tetapi juga membawa nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat melayani yang mereka temui selama tinggal bersama masyarakat,” tambahnya.
Melalui perjumpaan iman ini, Program Studi Psikologi UKMC berkomitmen untuk terus melahirkan lulusan yang tidak sekadar mengejar kompetensi profesional, melainkan pribadi yang menghidupi visi unggul, bermartabat, dan cinta kasih. Pengalaman Live In ini diharapkan mampu menumbuhkan empati pastoral, menghargai martabat setiap pribadi sebagai citra Allah (Imago Dei), serta memperkuat komitmen kaum muda untuk siap diutus membawa kontribusi positif bagi Gereja dan bangsa.

Setelah purna bakti guru di SD Xaverius 2 Palembang saat ini sebagai pendidik di SMA Xaverius 2 Palembang dan SMP Kusuma Bangsa, Dosen Universitas Katolik Musi Charitas. Sekretaris DPP Santo Yoseph Palembang, jurnalis / kontributor di media lokal dan nasional dan aktif di beberapa organisasi.