Obati Rasa Sepi Generasi Muda, 500 OMK Ikuti KRK Pentakosta di Keuskupan Agung Palembang

0 9
Foto bersama peserta Ekaristi dan Konferensi Karismatik Katolik Perayaan Pentakosta Orang Muda KAPal pada Rabu (27/5/2026).

PALEMBANG, Katolikana.com — Kesepian dan pergumulan batin sering kali menjadi “penyakit tak kasat mata” di kalangan generasi muda saat ini. Menjawab tantangan tersebut, Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik Keuskupan Agung Palembang (BPK PKK KAPal) menggelar Perayaan Ekaristi dan Konferensi Karismatik Katolik (KRK) Pentakosta Orang Muda KAPal pada Rabu (27/5/2026).

Mengambil tempat di Auditorium Sekolah Kusuma Bangsa, Palembang, acara ini sukses mempertemukan sekitar 500 Orang Muda Katolik (OMK) berusia 15 hingga 35 tahun. Mereka datang dari berbagai latar belakang sekolah, kampus, paroki, hingga komunitas di wilayah Keuskupan Agung Palembang.

Selain sebagai ujud syukur atas Hari Raya Pentakosta 2026, perhelatan rohani akbar ini diadakan guna menyelaraskan langkah dengan Arah Dasar (Ardas) KAPal, di mana tahun 2026 ini dicanangkan sebagai Tahun Devosional.

Panitia kegiatan berpose bersama pada kegiatan KRK BPK KAPal dengan tema Holy Spirit is my Best Friend di Auditorium Sekolah Kusuma Bangsa Palembang

 “Jangan Dramatisasi Luka”

Rangkaian acara dimulai pada pukul 09.00 WIB melalui Perayaan Ekaristi yang dikonselebrasikan oleh sembilan orang imam. Bertindak sebagai selebran utama adalah Rm. Joni, SCJ.

Ia didampingi oleh delapan imam lainnya yang memegang peranan penting dalam reksa pastoral keuskupan, antara lain:

  • Rm. Wahyu Tri, SCJ (Moderator BPK PKK KAPal)
  • Rm. Hieronymus Indra, SCJ (Ketua Komisi Kepemudaan KAPal)
  • RD. Gading Sianipar (Ketua Komisi Pendidikan KAPal)
  • RD. Petrus Sukino (Moderator Devosional)
  • Serta Rm. Anselmus, SCJ (Rm. Een), Rm. Paskalis, SCJ, Rm. Ongko, SCJ, dan Rm. Harry Subekti, SCJ.

Dalam homilinya, Rm. Joni, SCJ memberikan tamparan sekaligus penguatan bagi mentalitas kaum muda zaman sekarang. Ia mengingatkan agar OMK tidak terjebak dalam memelihara kesedihan secara berlebihan.

“Para kaum muda hendaknya tidak mendramatisasi luka yang dialami. Ingatlah bahwa kita sebagai umat Katolik tidak pernah berjalan sendirian. Ada Roh Kudus sebagai Penolong dan Sahabat sejati kita,” tegas Rm. Joni.

Misa ini terasa kian inklusif karena dihadiri oleh berbagai elemen Gereja, mulai dari para imam, biarawati dari kongregasi FCh dan FSGM, para seminaris dari Seminari Tinggi St. Paulus Palembang, jajaran volunteer panitia Komunitas Youth Day (KYD), hingga para orang tua yang mewakili aneka Komunitas Katolik se-KAPal.

Romo Joni SCJ memimpin perayaan Pantekosta ekaristi KRK BPK KAPal untuk orang muda

Seni, Pujian, dan Realitas “Kelihatannya Baik-Baik Saja”

Memasuki sesi siang setelah makan bersama, suasana auditorium berubah meriah dan penuh energi. Acara dibuka dengan penampilan seni Tari dan Gerak oleh para Suster FCh, yang kemudian disusul oleh pementasan drama teatrikal dari remaja Paroki St. Yoseph Palembang. Kegembiraan OMK semakin memuncak saat Favour Worship Band bersama tim tarian membakar semangat peserta lewat sesi praise and worship.

Puncak refleksi dalam KRK ini dikemas melalui Pewartaan Firman yang disampaikan oleh Koordinator BPK PKK Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Bro. Ferdhie Soetiono.

Dalam renungannya, Bro. Ferdhie membedah realitas psikologis anak muda hari ini yang sering kali tampak ceria di media sosial, namun rapuh di dalam batin.

“Di tengah dunia anak muda yang kelihatannya ‘baik-baik saja’, sebenarnya kerap tersimpan rasa sepi dan sendiri. Banyak anak muda tidak tahu bahwa ada Roh Kudus yang rindu menjadi Teman dalam kehidupan kita. Dia bukan sembarang teman, melainkan Pribadi Allah sendiri,” ujar Ferdhie.

Acara yang menyentuh hati tersebut kemudian ditutup dengan sesi Pelayanan Doa Pribadi. Suasana berubah menjadi sangat khidmat saat para imam dan pendoa yang disiapkan panitia mulai menumpangkan tangan, mendengarkan keluh kesah, serta mendoakan para OMK satu per satu. Banyak peserta yang tampak mengalami kelegaan batin dan sukacita yang mendalam.

Suasana kegiatan KRK BPK KAPal di auditorium Sekolah Kusuma Bangsa Palembang Rabu, (27/5/2026)

Sinergi Banyak Pihak

Keberhasilan acara yang digawangi oleh sekitar 100 orang panitia ini tidak lepas dari dukungan penuh hierarki dan umat. Panitia menyatakan kelancaran acara ini merupakan buah dukungan tiada henti dari Uskup Agung Palembang Mgr. Yohanes Harun Juwono, Vikaris Jenderal (Vikjen) RD. Yohanes Kristianto, serta seluruh pastor paroki se-KAPal yang terus aktif menggaungkan acara ini di altar paroki masing-masing.

Selain dukungan dari internal hierarki Gereja, panitia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Alex dan Ibu Evi Denis, selaku pemilik (owner) Sekolah Kusuma Bangsa, yang telah memfasilitasi auditorium sekolah demi terselenggaranya KRK Pentakosta Orang Muda 2026 ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.