Diego Maradona: ‘Tangan Tuhan’ untuk Takhta Suci Vatikan

Mengenang Diego Maradona, sang legenda sepakbola dunia

0 216

Katolikana.com – Wafatnya sang legenda sepakbola dunia, Diego Maradona, menjadi duka dunia. ‘Sang Tangan Tuhan’-julukan terkenal Maradona, saat membawa juara Argentina pada Piala Dunia 1986, telah pergi menghadap Tuhan selamanya pada Rabu (25/11/2020).

Paus Fransiskus mengenang Diego Maradona, sebagai penggemar bola dan sesama satu negara Argentina. 

Sejak Maradona melakukan operasi bedah otak hingga kematiannya karena serangan jantung, Paus Fransis selalu berdoa untuk Maradona.

Baca Juga:

Mengenang Maradona: Kesal dengan Vatikan, Minta Paus Yohanes Paulus II Jual Langit-langit Emas untuk Orang Miskin

Juru Bicara Vatikan Matteo Bruni mengatakan Paus Fransis mengenang saat-saat pertemuannya ketika menerima kabar kematian Diego Maradona. 

“Paus mengingat saat-saat bertemu dengannya pada tahun-tahun terakhir ini dengan penuh kasih sayang, dan dia mengingatnya dalam doanya, seperti yang dia lakukan di hari-hari sebelumnya ketika dia diberitahu tentang kondisinya.”

Sejak terpilih pada 2013 sebagai Paus pertama dari Amerika Latin, Paus Fransiskus-yang juga penggemar bola, bertemu dengan Diego Maradona beberapa kesempatan. 

Paus Fransis adalah penggemar berat tim sepak bola Buenos Aires San Lorenzo. 

Pertemuan pertama, 4 September 2014 di Casa Santa Marta, sebelum pertandingan amal. Diego Maradona memberi hadiah Paus Fransis jersey nomor punggung 10 bertuliskan ‘Francisco’.

Tahun berikutnya, Diego Maradona bertemu Paus Fransiskus, dalam agenda Gerakan Paus Scholas Occurrents bagi Kaum Muda Sedunia.

Maradona, beberapa kali ke Roma dalam acara amal, “Pertandingan untuk Perdamaian”. Hasilnya, disumbangkan bagi karya kepausan untuk pendidikan di negara-negara berkembang dan korban gempa bumi pada 2016 di Italia.

Dalam kesempatan lain, Maradona memberi Paus jersey bertanda tangannya dengan dedikasi yang berbunyi dalam bahasa Spanyol: “Kepada Paus Francis, dengan semua kasih sayang dan [berharap] banyak perdamaian di dunia.” 

Kepada Radio Vatikan saat itu, Maradona mengatakan, “Saya pikir kita semua merasakan sesuatu di hati kita ketika kita melihat perang, ketika kita melihat orang mati.”

Selanjutnya ia menuturkan, “Saya pikir pertandingan ini akan menepis anggapan bahwa kita para pemain sepak bola tidak melakukan apapun untuk perdamaian … sepak bola bernilai lebih dari 100 senapan.”  

Sumber: ESPN, Vatican News

Penulis: Basilius Triharyanto

Video Editor: Dimas Satria 

Jurnalis dan editor. Separuh perjalanan hidupnya menjadi penulis. Menghidupkan kata, menghidupkan kemanusiaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.