Mgr Ignatius Kardinal Suharyo: ISKA Diminta Jadi Teman Seperjalanan Masyarakat, Bangsa dan Negara

Dihadiri oleh Ketua Presidium ISKA terpilih Luky A. Yusgiantoro, Joanes Joko, Arie Sulistiono, Prasetyo Nurharjanto dan Gomas Harun.

0 45

Katolikana.com—Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo  mengajak dan mendorong pengurus ISKA di seluruh tanah air untuk menjadi teman seperjalanan yang baik bagi umat Katolik, masyarakat luas dan negara.

Setiap pengurus ISKA dari tingkat terbawah  sampai di tingkat pusat hendaknya mencermati dan peka pada proses perencanaan kebijakan dan pembangunan yang terjadi di seluruh tanah air.

Ketua Umum ISKA terpiilih Luky A. Yusgiantoro dan Ignasius Kardinal Suharyo.

Perhatian yang cermat dalam melihat perencanaan, memberi masukan dan usulan, proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan berbagai program pembangunan akan membantu  pemerintah atau negara memberikan prioritas yang tepat bagi kepentingan rakyat.

Mgr Ignatius Kardinal Suharyo menyampaikan hal itu saat menerima Pengurus  Pusat ISKA, Jakarta, di Ruang Pertemuan  Wisma Keuskupan Agung Jakarta, Selasa (19/07/2022).

Dalam pertemuan itu, ISKA mengharapkan kehadiran Mgr Ignatius Kardinal Suharyo untuk memimpin misa pengukuhan dan pelantikan pengurus ISKA yang baru periode 2022-2026 yang akan berlangsung pada Minggu (31/07/2022).

Hadir dalam pertemuan tersebut Luky  A. Yusgiantoro (Ketua Presidium ISKA terpilih), Joanes Joko, Arie Sulistiono, Prasetyo Nurharjanto dan Gomas Harun. Dalam pertemuan tersebut  Pengurus Pusat ISKA didampingi Hargo Mandirahardjo, Ketua ISKA sebelumnya.

Hargo Mandirahardjo, selaku Ketua Presidium ISKA periode 2017-2022 melaporkan bahwa Musyawarah Nasional Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) yang diselenggarakan di Denpasar-Bali, pada 26-29 Mei 2022.

Munas ISKA terselenggara dengan lancar dan menghasilkan kepengurusan baru dan rekomendasi-rekomendasi untuk program , organisasi dan harapan untuk bangsa dan negara.

Menurut Kardinal Suharyo, dalam konteks ini masyarakat sungguh-sungguh merasakan manfaat segala program yang dilakukan oleh pemerintah baik di pusat sampai ke seluruh pelosok seluruh tanah air.

Kardinal menegaskan,  maka menjadi penting para pengurus dan aktivis ISKA untuk menjadi pengamat kebijakan dan peraturan-peraturan daerah yang diterbitkan oleh pemerintah setempat.

“ISKA harus menjadi teman seperjalanan yang baik bagi masyarakat, bangsa dan negara, dan mendukung setiap langkah yang baik dan mengingatkan jika terjadi hal-hal kurang baik dan bahkan merugikan kepentingan bersama,” ujar Kardinal Suharyo.

Menggarisbawahi tema ISKA untuk kepengurusan baru yakni “Menjunjung Martabat Kemanusiaan dan Kesetaraan”, Uskup Agung Jakarta itu menegaskan bahwa tema tersebut harus diwujudkan dalam tataran yang bisa dirasakan dan sederhana.

Kardinal Suharyo mengajak ISKA untuk terus bergerak dan berjuang untuk memaknai apa yang selalu menjadi slogan tersebut di tengah berbagai situasi intoleran, sentimen keagamaan  dan primordialisme serta untuk terus bergerak dalam semangat 100% Katolik dan 100% Indonesia.

Kardinal Suharyo menambahkan, sejarah umat Katolik Indonesia telah membuktikan slogan itu 100%  Katolik bermakna kita harus terus berjuang dalam menjalankan ajaran iman, ajaran yang menjunjung tinggi nilai-nilai Cinta Kasih dalam Relasi dengan Allah dan Sesama untuk mencapai kesempurnaan.

“Mencintai sesama yang kelihatan menjadi bukti nyata dalam mencintai Allah yang tak kelihatan tetapi terus hadir berkarya bagi kita.  Lalu terkait dengan 100%  Indonesia, kita senantiasa mewujudkan cinta tanah air dan  mewujudkan bakti dan sumbangsih pada tanah air,” tegas Kardinal Suharyo.**

Katolikana.com adalah media berita online independen, terbuka, dan berintegritas, menyajikan berita, informasi, dan data secara khusus seputar Gereja Katolik di Indonesia dan dunia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.