Potongan baris puisi berjudul “Telepon Genggam” mengingatkan dan mengajak saya untuk merenung. Dalam satu hari, tangan dan mata ini tidak bisa berjauhan dari benda kecil seukuran genggaman telapak tangan yang bernama: telepon genggam.
Malam tadi saya mengunjungi keluarga Israel-Swiss di Stein. Ya, kunjungan orang Indonesia ditengah pro kontra kehadiran team sepak bola Israel U-20 di Indonesia.
Ketika aktif dalam gerakan moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat, saya menyadari bahwa keyakinan yang saya anut telah memengaruhi pola pikir, pola rasa, dan tindakan sehingga apapun perbedaan (pendapat, identitas, dll) yang terjadi…
Katolikana.com, Surabaya — Isu strategis yang menjadi bahan pergumulan pada hari kedua, Jumat (15/10/2022) di Hall Mina Akbar adalah Penguatan Toleransi dan Perdamaian. Tema tersebut sangat menarik perhatian banyak murid pengagum dan…